Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyatakan pergantian tahun dari 2025 ke 2026 bukan sekadar perubahan kalender, melainkan momentum refleksi atas perjalanan pembangunan kota selama satu tahun terakhir.
"Oleh karenanya kami mengajak seluruh elemen masyarakat menengok kembali berbagai peristiwa penting sepanjang 2025 melalui tayangan kaleidoskop yang menggambarkan dinamika pembangunan daerah," katanya di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan, tahun 2025 diwarnai kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah serta perangkat daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan di berbagai sektor.
"Sepanjang 2025 kita sama-sama menyaksikan pembangunan kota ini yang begitu luar biasa," kata dia.
Menurut dia, capaian pembangunan yang diraih tidak terlepas dari peran seluruh perangkat daerah yang saling bahu membahu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
"Tentunya saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah atas dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan selama setahun terakhir," kata dia.
Ia menilai, sinergi yang terbangun menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di kota ini.
"Memasuki 2026, kami berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," kata dia.