"Pengerahan personel ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru yang dilaksanakan secara terpadu dengan kepolisian serta instansi terkait," kata Kepala Satpol PP Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki Erwandi di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan Satpol PP bergabung langsung dalam tim pengamanan di Pos Pam dan Pos Yan bersama kepolisian, sekaligus memperkuat pengamanan di objek-objek vital milik pemerintah kota.
"Fokus utama pengamanan diarahkan pada objek vital pemerintah daerah, seperti gedung-gedung pemerintahan, aset Pemkot yang tersebar di seluruh wilayah kota, kawasan pusat kegiatan masyarakat, serta sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah Natal," kata dia.
Selain itu, lanjut dia, Satpol PP juga memperkuat koordinasi dengan para pamong di tingkat kecamatan dan kelurahan guna memastikan situasi ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat tetap kondusif selama libur panjang akhir tahun.
"Strategi pengamanan Natal dan Tahun Baru pada prinsipnya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan mengedepankan patroli preventif, pengamanan objek vital, serta kesiapsiagaan personel di lapangan,” kata dia.
Ia pun mengatakan bahwa patroli rutin pun tetap dilaksanakan secara intensif, baik secara mandiri maupun terpadu bersama tim kontinjensi Pemerintah Kota yang melibatkan Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"Tak hanya itu, patroli gabungan juga dilakukan bersama jajaran TNI dan Polri untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai titik rawan selama perayaan Natal dan Tahun Baru," ujarnya.
Dengan langkah tersebut, ia mengharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Bandarlampung dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
